Mengelola Simpanan

Bro & Sis, saya bukan termasuk orang yang rapi dalam urusan finansial. Istri dan anak perempuan saya yang lebih detail dalam hal ini. Suatu kali saya dibuat kaget dengan tagihan kartu kredit yang cukup besar. Sata merasa tidak mengeluarkan uang sebesar itu. Saat tagihan itu saya teruskan ke anak saya, jawabnya membuat saya geli dan memukul dahi sendiri. “Pi, bukannya itu untuk membayar uang pangkal sekolah?”

Saya tidak tahun apa ada pembaca yang memiliki ‘kelemahan’ seperti saya? Jika ya, mari belajar bersama mengelola simpanan. Pepatah Indonesia mengajarkan sesuatu yang indah sekali. “Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.” Intinya, kita diminta menabung biar pun sedikit karena lama-lama akan banyak juga. Namun, jika hati-hati pepatah itu bisa dibengkokkan menajadi “Sedikit demi sedikit, lama-lama tabungan tinggal sedikti!”

Bro & Sis, untuk mengelola simpanan dengan baik, kita perlu menabung, hidup hemat dan berinvestasi. Kita perlu punya simpanan dalam berbagai bentuk seperti harta bergerak dan tidak bergerak. Harta bergerak berupa istri simpanan justru membuat simpanan kita yang lain kedodoran. Mari mengelola simpanan dengan baik dan benar. Selanjutnya, silahkan baca artikel berjudul Happy Money. Semoga bermanfaat.

Editorial – Renungan Bulanan Profesional, Juni 2017 (XQ Pranata)

Foto : hxxp://3.bp.blogspot.com/-d3R_XaOveGo/VYVtIsH71LI/AAAAAAAAAbA/ehzwT8yUXkU/s1600/Rupiah-Terhadap-Dolar-AS-280414-zk-1.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s