Sektor Informal

Bro & Sis, ketika makan siang bersama istri, ia bercerita kepada anak saya tentang penghasial seorang driver uber. “Penghasilan diluar bonus bisa mencapai 9 juta rupiah per bulan lho!” ujar isteri saya. Ucapan tersebut hanya ditanggapi dengan senuman oleh anak sulungnya. Mengapa? Karena zaman sekarang ini, karyawan tetap di perusahaan, ditinjau dari segi penghasilan, kalah jauh dari sektor informal semacam transportasi umum berbasis aplikasi.

Ketika saya berbincang-bincang dengan driver go-car, saya mendapat masukan hampir sama. “Penghasilan saya sekarang jauh lebih banyak ketimbang waktu saya masih narik taksi, Pak,” ujarnya dengan senyum sumringah. “Saya belum lama keluar rumah Pak, tetapi saya sudah narik berapa kali!”

Bro & Sis, apa yang bisa kita pelajari dari ramainya angkutan umum berbasis aplikasi? Mengapa mereka sukses? Mernurut saya paling tidak ada tiga hal. Pertama, dengan naik angkutan umum berbasis aplikasi kita seolah-olah memiliki mobil pribadi. Bisa gonta-ganti lagi, hehehe. Kedua, sagat praktis. KIta hanya perlu mengaktifkan panggilan di aplikasi dan mobil datang sendiri. Ketiga, biayanya pun jauh lebih murah ketimbang taksi konvensional. Para sahabat saya suka ke mal, sekarang lebih suka memakai angkutan online seperti ini daripada membaha mobil pribadi, “Di samping biasa parkir mahal, untuk masuk ke parkiran saja harus antre. Apalagi kalau malam minggu,” ujar mereka memberi alasan. Oleh sebab itu, jangan pernah menyepelekan sektor informal. Baca juga Key Person, semoga bermanfaat.

Sumber: Renungan Bulanan Profesional, 5 Juni 2017 (Xavier)

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s