Melihat Diri Sendiri

Bro & Sis, Dave Beasant, seorang penjaga gawang veteran klub Wimbledon pernah membuat dirinya sendiri tidak dapt bermain sepak bola selama 8 minggu pada tahun 1993. Pasalnya dia tidak sengaja menjatuhkan botol saus ke kakinya yang telanjang sehingga melukai otot tendon pada ibu jari kakinya.

Milan Rapaic tidak dapat bergabung mendukungtimnya karena dalam perjalanan sebuah tur pramusim, tanpa sengaja ia menusukkan boarding pass ke matanya sendiri saat berada di bandara. Svein Grendalen terpaksa mengundurkan diri dari sebuah pertandingan internasional sesudah bertabrakan dengan seekor rusa kutb saat sedang jogging.

Ya, ada-ada saja memang, karena ulah sendiri, karena kesalahan konyl yang dibuat sendiri malah hilanglah kesempatan emas. Maka, penting bagi kita bukan saja untuk menyuruh orang berhati-hati dalam bekerja, atau menasihati bawahan supaya bersikap bijak, akan tetapi diri sendiri pun perlu kita ingatkan.

Kalau hari-hari ini tanpa sadar kita banyak kehilangan momen berharga, batal menerima berkat, tidak jadi mendapat proyek, mari jangan buru-buru menyalahkan orang lain. Barangkali itu terjadi akibat salah seniri.

Bro & Sis, mari berdoa agar mata kita disingkapkan, dari yang selama ini seing melihat kesalaha orang kepada melihat kesalahan diri sendiri. Ya, berusahalah selalu untuk memperbaharui mata hati kita sehingga kita dapat melihat keajaiban dan pertolongan-Nya.

Sumber: Renungan Bulanan Profesional, 11 Juni 2017 (Imelda).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s