Hasil Keringat Jadi Aset

Bro & Sis, beberapa tahun lalu ‘goya caisar’ begit booming. Dari anak-anak sampai orang tua hafal gerakan goyangan tersebut. Caisar sendiri jadi ketiban rezeki. Namanya mencuat, ia dikenal dimana-mana. Namun ketika ia tidak lagi muncul di tv, bagaimana kehidupannya kini? Sebuah situs online mengabarkan bahwa ia bersama isteri menjual baju, mie ayam, somai, sampai tahu. Ia mengaku secara finansial mema ia tidak lagi mendapat uang sebesar dulu, namun demikina ia tetap bersyukur.

Bukan hanya artis, para atlet, atau siapa pun yang tadinya ada diatas, namun tidak pandai mengubah hasil keringat mereka menjadi aset maka bersiaplah mempunyai hari depan yang jauh dari keberhasilan. Dan hal demikan banyak terjadi bukan? Ya, kita dulunya bergelimang harta namun di hari tuanya malah hidup sengasara. Sebagai orang beriman kita tidak boleh sembrono atau kurang bijaksana dalam mengatur keuangan yang ada. Maka, mulailah ubah masa-masa keemasan kita menjadi aset, properti, bisnis atau investasi sehingga kita mempunyai hari depan yang cerah.

Bro & Sis, kelak kita semua mesti memberi pertanggung jawaban kepara Tuhan atas segala apa yang kita kerjakan / kita lakukan. Ini tentu bicara pada semua aspek kehidupan, bukan hanya talenta namun juga harta dan kekayaan yang diberikan Tuhan kepada kita. Oleh sebab itu, mari kelola berkat yang Dia percayakan secara maksimal sehingga kita dinilai sebagai hamba yangbaik dan setia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s